Pengertian Wilayah dan Perwilayahan

Pengertian Wilayah dan Perwilayahan

Ppidkabbekasi.Id – Dalam mempelajari ilmu geografi, kita sering mengenal istilah wilayah dan perwilayahan. Apakah pengertian wilayah? Apakah artinya sama dengan perwilayahan? Agar lebih memahaminya, mari, kita simak penjelasan berikut ini.

Berdasarkan ilmu geografi, wilayah memiliki definisi yang berbeda dengan daerah. Secara sederhana, daerah lebih menekankan pada suatu tempat dengan batas administrasi, misalnya kelurahan, kecamatan, kabupaten, dan provinsi. Sementara itu, wilayah lebih menekankan pada suatu tempat yang dapat dibedakan dengan tempat lainnya. Artinya, wilayah tidak selalu sama dengan daerah, meskipun kadang nama wilayah dan daerah adalah sama (misalnya daerah Jawa Tengah dan wilayah Jawa Tengah). Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, wilayah adalah daerah (kekuasaan, pemerintahan, pengawasan, dan lain-lain), serta lingkungan daerah (provinsi, kabupaten, kecamatan). Lingkungan merupakan suatu area dengan lokasi spesifik dan dalam beberapa aspek tertentu berbeda dengan yang lain. Oleh karena itu, dapat didefinisikan bahwa wilayah adalah area yang memiliki karakteristik khas serta dapat dibedakan dengan area yang lainnya.

Perwilayahan adalah suatu proses pembatasan (delineasi) wilayah-wilayah untuk melakukan klasifikasi dengan tujuan tertentu. Tujuan dilakukan pembatasan adalah agar dapat mempermudah dalam mempelajari dan melakukan analisis terhadap wilayah-wilayah. Dalam melakukan pembatasan wilayah tersebut diperlukan adanya kriteria. Kriteria berupa karakteristik yang menjadi dasar pembatasan wilayah. Secara teknik, perwilayahan berkaitan dengan proses penentuan batas wilayah yang bergantung kepada tujuan pengelompokan dan kriteria yang digunakan. Perwilayahan merupakan suatu metode klasifikasi untuk menyederhanakan dunia nyata, kemudian mendeskripsikan hasil klasifikasi tersebut. Contoh perwilayahan yang kita kenal dalam kehidupan sehari-hari adalah pembagian wilayah iklim di dunia berdasarkan garis lintang dan pembagian wilayah waktu di Indonesia.

Perwilayahan merupakan metode yang sangat tepat untuk mendeskripsikan berbagai fenomena, termasuk dalam menggambarkan hubungan antara manusia dan berbagai sumber daya di atas permukaan bumi. Keragaman dan perbedaan karakteristik sumber daya maupun perilaku dan cara-cara manusia dalam memanfaatkan sumber daya dapat disederhanakan dan dijelaskan dengan klasifikasi spasial (perwilayahan). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa perwilayahan merupakan metode untuk menyederhanakan keragaman wilayah.

Perwilayahan dilakukan dalam upaya pembangunan suatu wilayah beserta wilayah-wilayah di sekitarnya. Berkaitan dengan pembangunan tersebut, perwilayahan diarahkan pada aspek pemerataan pembangunan, keserasian dan koordinasi pembangunan, serta arah dan prioritas kegiatan pembangunan. Sebagai contoh, berdasarkan penggunaan lahan dan bentuk kegiatan ekonomi, Kota Surabaya adalah wilayah pertumbuhan, sedangkan kabupaten-kabupaten di sekitarnya adalah wilayah penyangga. Setelah ditentukan batas perwilayahan, maka dapat ditentukan arahan pengembangan Kota Surabaya dan kabupaten-kabupaten di sekitarnya sesuai dengan karakteristik masing-masing.