8
19

Macam-Macam Demokrasi, Pengertian, Prinsip, dan Ciri

Definisi demokrasi

pengertian-demokrasi

Secara umum definisi demokrasi adalah sistem pemerintahan yang memungkinkan semua atau semua warga negara untuk memilih. Artinya keputusan ini juga akan berdampak pada kehidupan semua orang. Ini berarti bahwa rakyat adalah pemegang kekuasaan tertinggi.

Sistem pemerintahan memungkinkan semua warga negara untuk berpartisipasi secara aktif. Peran ini juga dapat atau langsung diwakili dalam perumusan, pengembangan dan pengesahan undang-undang. Setiap ahli memiliki interpretasi sendiri tentang apa itu demokrasi. Meski pada akhirnya akan mengarah pada tujuan yang sama.

Abraham Lincoln mengutarakan pendapatnya bahwa demokrasi adalah sistem pemerintahan yang dirancang oleh rakyat, oleh rakyat, dan juga untuk rakyat. Bagi Charles Costello, demokrasi adalah jalan masuk ke dalam sistem sosial dan politik yang secara hukum membatasi kekuasaan suatu pemerintahan. Untuk melindungi hak semua warga negara.

Sejarah demokrasi

Sistem demokrasi ini diterapkan di Yunani kuno. Karena sistem ini, masyarakat dapat terlibat langsung dalam proses pengambilan keputusan terkait keberlanjutan suatu negara. Jadi semua urusan kenegaraan ini harus dibicarakan langsung dengan semua orang. Demokrasi murni atau demokrasi langsung adalah sistem yang diterapkan pada masa itu.

Tentu saja, sistem tersebut mungkin tidak berfungsi secara optimal bila diterapkan di wilayah atau wilayah yang sangat luas dengan jumlah penduduk hingga 250 juta orang. Sehingga tidak mungkin lagi masyarakat terlibat langsung dalam setiap keputusan pemerintah.

Oleh karena itu, demokrasi dibentuk seperti sekarang, dengan kehadiran DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) yang berarti perluasan semua aspirasi seluruh rakyat. Dari kondisi inilah muncul istilah demokrasi perwakilan atau disebut juga demokrasi tidak langsung.

Di era Soekarno, Indonesia menerapkan sistem demokrasi terpimpin. Pada masa pemerintahan Soeharto, demokrasi dipromosikan dalam Pancasila. Negara kita masih menganut sistem demokrasi Pancasila hingga era reformasi. Sejarah singkat atau tentang demokrasi ini harus dipahami oleh setiap warga negara.

Namun pada era Reformasi saat ini, Indonesia mulai mengarah pada makna demokrasi yang sesungguhnya. Pasalnya, mereka mampu menggelar pemilihan presiden, legislator, dan kepala daerah secara langsung. Perubahan status daerah dan juga pemekaran daerah juga diberikan oleh pemerintah pusat agar dapat memenuhi segala keinginan dan aspirasi masyarakat.

Sistem pemerintahan yang semakin adil dapat dirasakan pasca pelaksanaan demokrasi seperti saat ini. Orang-orang memainkan peran aktif dalam pemilihan bebas perwakilan dan manajer. Diharapkan setiap warga negara Indonesia dapat merasakan keadilan dan kesejahteraan.

Prinsip demokrasi

Setidaknya ada tujuh (7) hal dalam prinsip demokrasi, yang akan dijelaskan secara singkat di bawah ini:

Negara berdasarkan konstitusi

Prinsip ini terkait atau dikaitkan dengan UUD (Hukum Dasar) atau semua hukum yang ditetapkan. Konstitusi menjadi landasan berbangsa dan bernegara. Tugas mereka membatasi kewenangan pemerintah dan menegakkan hak-hak rakyat. Karena itulah rakyat tidak diperlakukan sewenang-wenang oleh penguasa.

Uji coba yang tidak memihak dan gratis

Pemerintah tidak bisa ikut campur dalam peradilan. Karena sistem pemerintahan demokratis ini menerima keadilan bebas. Kenetralan tentunya sangat penting agar kita bisa melihat masalah dengan baik dan jelas. Sehingga hakim bisa dan bisa bekerja dengan baik untuk mencari keadilan. Setelah itu, tentukan keputusan yang adil untuk setiap masalah atau kasus yang ditangani.

Kebebasan berekspresi dan berserikat

Setiap warga negara bebas mendirikan organisasi dan serikat pekerja. Pada saat yang sama, hal itu tidak membatasi haknya untuk memberi atau dapat memberikan pendapat. Namun, pendapat tersebut tentunya harus disampaikan dengan hati-hati dan bersahabat.

Perubahan pemerintahan secara teratur

Agar kekuasaan ini tidak disalahgunakan, pemerintah harus berganti secara berkala. Dengan cara ini, segala kemungkinan seperti korupsi, kolusi dan nepotisme bisa diminimalisir. Pemilihan umum juga harus diselenggarakan secara jujur ​​dan adil. Dengan harapan menemukan dan menunjuk eksekutif yang andal.
Penegakan hukum dan persamaan posisi semua orang di hadapan hukum

Kebenaran dan keadilan tidak dapat diciptakan tanpa penuntutan. Penerapan hukum tidak boleh bias atau bias atau bias. Oleh karena itu, setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Oleh karena itu, setiap pelanggaran hukum harus dikenakan hukuman yang berat dan ketentuan yang berlaku.

Jaminan hak asasi manusia

Dapat dikatakan bahwa sistem demokrasi berhasil dilaksanakan jika dikaitkan dengan perlindungan hak asasi manusia. Karena hak fundamental ini adalah hak setiap orang. Agar negara bisa menghormatinya agar tidak pernah melakukan apa yang disebut sebagai pelanggaran HAM.

Kebebasan pers

Pers menjadi media aspirasi warga. Artinya, pemerintah sebagai pengambil keputusan politik juga bisa memberikan kritik dan saran. Fungsi lainnya adalah sosialisasi semua program pemerintah. Hal ini memungkinkan terjalinnya komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.

Karakteristik demokrasi

Negara dikatakan telah melaksanakan apa yang disebut sistem demokrasi jika ciri-ciri demokrasi telah dilaksanakan. Di bawah ini adalah beberapa ciri yang dapat diamati, antara lain:

  1. Semua keputusan dibuat oleh pemerintah. harus selalu didasarkan pada aspirasi dan kepentingan warga negara. Jadi bukan karena keinginan dan kepentingan pribadi atau kelompok. Sehingga bisa mencegah maraknya praktik korupsi.
  2. Menerapkan karakteristik konstitusional. Ini ada hubungannya dengan kemauan, kepentingan, atau bahkan kekuatan rakyat. Dimana hal tersebut diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan. Hukum yang dibuat harus seadil-adilnya, bahkan tanpa memihak.
  3. Punya perwakilan. Nampaknya ada badan legislatif di Indonesia yang bernama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sampai dengan urusan negara, kekuasaan dan kedaulatan rakyat diwakili oleh seluruh anggota majelis.
  4. Mereka dipilih melalui apa yang disebut pemilihan umum.
  5. Adakan pemilihan parlemen. Partai Rakyat juga harus diadakan secara rutin agar wakil atau pemimpinnya dipilih untuk mengemban amanah dan roda pemerintahan.
  6. Ada sistem pesta. Partai merupakan salah satu sarana atau media untuk dapat melaksanakan sistem demokrasi. Dengan adanya Partai Rakyat maka akan memungkinkan untuk terpilih sebagai wakil rakyat yang merupakan penerus upaya tersebut. Sehingga keinginan rakyat bisa diwujudkan pemerintah.
  7. Pada saat yang sama, wakil rakyat juga bisa mengontrol kerja pemerintah. Jika terjadi penyimpangan, perwakilan juga dapat mengambil tindakan hukum. Agar tidak merugikan masyarakat atau tanah. Partai juga akan mewakili rakyatnya untuk memilih dan mempromosikan para pemimpin negara bagian dan distrik.
  8. Harapannya adalah menjadi pemimpin yang adil dan bijaksana.

Jenis demokrasi

Jenis demokrasi dapat dilihat dari fokus perhatian serta sebaran kemauan rakyat. Ada dua jenis demokrasi, yaitu:
Model demokrasi berdasarkan fokus perhatian.

  • Demokrasi formal.
    Sistem ini tidak sedikitpun mengurangi kesenjangan ekonomi dan berfokus pada sektor politik.
  • Demokrasi material.
    Sistem ini tidak mengurangi sedikitpun perbedaan politik dan hanya berfokus pada bidang ekonomi.
  • Demokrasi gabungan.
    Sistem tersebut merupakan kolaborasi antara demokrasi material dan demokrasi formal.

Model demokrasi berdasarkan distribusi keinginan rakyat

  • Demokrasi langsung.
    Sistem pemerintahan ini melibatkan rakyatnya secara langsung. Apalagi dalam pengambilan keputusan, seperti dalam pemilihan umum (pemilu).
  • Demokrasi tidak langsung.
    Sistem pemerintahan ini tidak secara langsung melibatkan warganya dalam setiap proses pengambilan keputusan. Misalnya, keputusan dirumuskan dan juga ditentukan oleh perwakilan terpilih (DPR, DPD dan DPRD).

Keuntungan dan kerugian demokrasi

Keuntungan atau keuntungan dari sistem demokrasi

  • Kesetaraan setiap hak berarti setiap orang dapat berpartisipasi dalam sistem politik.
  • Penerima kekuasaan tersebut ditentukan atas dasar keinginan dan suara rakyat.
  • Menghindari monopoli kekuasaan

Kekurangan atau kelemahan demokrasi

  • Sangat mudah untuk menggoyahkan kepercayaan orang karena efek negatifnya, seperti media yang tidak objektif atau subjektif tentang bagaimana informasi diberikan
  • Hal ini dipandang tidak adil dalam konteks kesetaraan karena menurut para ahli, setiap orang memiliki pemahaman politik yang berbeda.
  • Fokus konsentrasi pada pemerintahan yang masih menjabat akan terganggu atau berkurang saat piala Partai Rakyat atau pemilihan umum mendatang.

Contoh negara demokratis
Selain Indonesia, ada juga negara yang menggunakan sistem demokrasi dalam pemerintahannya antara lain: India, USA, Indonesia, Brazil, Pakistan, Negeria, dll.

Itu semua tentang demokrasi: definisi, prinsip, sejarah, properti, dan tipe. Semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Sumber :