5
3

Lapangan Lempar Cakram: Sejarah, Teknik Dasar & amp; Regulasi

Definisi target tanah liat
Buka baca cepat

Discus throwing artinya lempar cakram dalam bahasa Inggris. Lempar cakram merupakan salah satu cabang olah raga lempar cakram, dimana atlet harus melempar cakram sebanyak-banyaknya sebanyak tiga kali pada setiap permainan untuk mencapai jarak lempar terbesar pada area lempar cakram khusus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Lapangan-Lempar-Cakram-Sejarah-Teknik-Dasar-&-amp;-Regulasi

Sedangkan piringan adalah benda kayu yang berbentuk piring yang dibingkai dengan sabuk besi (Didi Sugandi, 1986: 51). Lempar cakram adalah salah satu perlombaan dalam cabang olahraga atletik yang menggunakan benda kayu berupa piring dengan sabuk besi atau bahan bulat pipih lainnya yang dilempar.

Kisah melempar cakram

Berdasarkan catatan sejarah bahwa lempar cakram adalah salah satu nomor olahraga, kita dapat menemukannya dari buku Homer berjudul “Odyssy” pada zaman dahulu.

Dalam buku tersebut, Odyssy menceritakan bahwa gerakan dasar atletik adalah berjalan, berlari, melompat, dan melempar, yang sudah dikenal oleh orang-orang primitif di zaman prasejarah. Bahkan bisa dikatakan bahwa gerakan-gerakan tersebut sudah dikenal sejak keberadaan manusia.

Mereka berjalan, berlari, melompat dan melempar gerakan hanya untuk memastikan kelangsungan hidup mereka.

Dengan pengerahan tenaga ini, mereka sangat bergantung pada kemampuan fisiknya. Mereka yang kurang cekatan, kurang bisa berjalan, kurang cepat berlari, dan kurang bisa melompat atau melempar, akan mati kelaparan atau menjadi korban binatang buas, bahkan mungkin korban bencana alam.

Sejak zaman prasejarah, orang telah mengenali manfaat dari jalan kaki panjang, lari cepat, lompat, dan ketangkasan. Sehingga ada sebagian orang yang beranggapan bahwa atletik adalah olahraga yang paling tua.

Orang Belanda menyebutnya “Atletik adalah pembunuh olahraga” yang artinya atletik adalah induk dari segala cabang olahraga.

Meskipun gerakan dasar atletik ini sudah dikenal sejak keberadaan manusia, namun pertandingan atletik termasuk lempar cakram yang dilakukan dalam catatan sejarah baru berlangsung sekitar zaman 1000 SM.

Ini muncul dari buku penyair Yunani yang ditulis Homer.

Dalam buku ini, Homer juga menceritakan petualangan Odiseus. Karena Odiseus pernah terdampar di kepulauan yang ternyata adalah Phaeacia, raja itu bernama Alcinaus.
Baca lebih lanjut: Rubrik adalah

Setelah Odiseus dibawa ke hadapan raja, ada resepsi yang meriah. Sejumlah perlombaan digelar dalam program ini. Phaeacian muda yang mendemonstrasikan keahlian mereka dalam lari cepat, gulat, lompat, tinju, dan lempar cakram.

Setelah seri ini selesai, Raja Aleinaus meminta Odiseus untuk memberinya demonstrasi lempar cakram. Pada awalnya Odiseus menolak untuk tidak terlihat, tetapi raja mendesaknya dengan alasan bahwa permintaan raja harus dipenuhi sehingga Phaeacia muda dapat melihat lempengan cakram yang sempurna.

Tanpa melepas baju besi logamnya, Odiseus bangkit untuk meminta izin raja dan kemudian memasuki arena untuk mengambil cakram terberat dan menggunakan cara lempar cakram yang paling manis. Cakram tersebut habis dan jatuh dari tangan atlet dari Phaeacia karena jarak yang ditempuh (Sunaryo Basuki, 1979: 24).

Dari kutipan dari buku tersebut, kita tahu bahwa orang Yunani kuno akrab dengan atletik. Di sini kita bisa melihat nomor laras, lompat dan target yang merupakan nomor olahraga yang kita kenal sekarang.
Teknik Dasar Melempar Cakram

Berikut beberapa teknik dasar melempar cakram:

1. Teknik memegang cakram

Cakram Cara Memegang

Teknik dasar melempar sasaran yang pertama dimulai dengan teknik menahan sasaran dengan baik dan benar. Begitulah cara melakukannya:

Letakkan disk di telapak tangan kiri Anda agar mudah dipegang. Pegangan tangan kiri ini berguna untuk pelempar kanan.
Letakkan tangan kanan Anda di cakram tengah. Rentangkan keempat jari Anda. Ini berguna untuk menutupi tepi disk.
Kemudian biarkan ibu jari Anda beristirahat dengan bebas di mana-mana.

2. Teknik Awalan Lempar Disk

Disk Cara Melempar Gaya ke Samping

Selain itu, ada teknik dasar melempar cakram berupa teknik prefiks. Teknik ini direkomendasikan untuk semua pelempar cakram yang memulai lemparan. Dapatkan hasil yang maksimal dengan awal yang sempurna. Melempar cakram dimulai dengan posisi tubuh terpelintir. Putaran ini dapat dilakukan dengan putaran 1, 1¼ atau 1¾. Teknik awalan ini mempengaruhi hasil lemparan. Cara menggunakan teknik awalan cakram:

Posisikan tubuh Anda agar berada di sisi lemparan. Kemudian kakinya adalah bubur bahu

 

LIHAT JUGA :

https://tokopediaaplikasi.id/
https://urbanescapesusa.com/
https://multiply.co.id/
https://carbomark.org/
https://finbarroreilly.com/
https://littlehorribles.com/
https://haciati.co/
https://movistarnext.com/
https://ironmanfactory.com/
https://airborn.co.id/