2
5

Descriptive Text : Pantai Kiluan Dalam Bahasa Inggris

Descriptive Text : Pantai Kiluan Bahasa Inggris beserta Artinya

descriptive-pantai-kiluan

Apakah sahabat IBI adalah orang yang sangat menyukai pantai? Dan suka menghabiskan akhir pekan di pantai? Jika iya, maka tempat yang direkomendasikan untuk Anda adalah Kiluan. Nah, seperti apa sih pantai Kiluan itu? Langsung saja kita simak berikut ini ya teman-teman IBI

Wisata alam pulau/Teluk Kiluan yang terletak di Pekon (desa) Kiluan Kelumbayan, Kecamatan Negeri, Kabupaten Lampung Tanggamus, cocok bagi wisatawan yang doyan berpetualang. Topografi perbukitan dan lembahnya menarik untuk dijelajahi. Perjalanan menuju Teluk Kiluan memang sudah menjadi tantangan tersendiri bagi wisatawan. Jalan di pantai barat Sumatera tidak terlalu mulus sehingga diperlukan keterampilan dalam mengemudikan kendaraan bermotor untuk melewatinya.

Pantai di Teluk Kiluan ini cocok dijadikan sebagai “Destinasi Berlibur”. Kami telah menyediakan Penginapan atau rumah pementasan yang cukup layak untuk ditempati.

Mengenai sejarah atau asal muasal kiluan. Sebenarnya banyak sekali legenda yang menceritakan tentang Kiluan, namun ada satu legenda yang sampai saat ini masih beredar dan dipercaya oleh masyarakat sekitar. Legenda tersebut berawal dari zaman mulai runtuhnya Kerajaan Majapahit dan Islam masuk ke Indonesia. Di daerah tersebut awalnya terdapat simbolisme atau komunitas bawang Pekon, yang dikenal dengan kinerja yang sangat tinggi untuk akun-akun tersebut. Ia bernama Raden Mas Arya yang berasal dari daerah Banten atau Malaka. Raden Wijaya Anta paling dikenal pemberani. Namun, banyak kerabatnya yang membuatnya tidak senang dan mencoba membunuhnya.

Oleh karena itu, akhirnya Raden Wijaya Anta meminta kerabatnya yang ingin bunuh diri agar membawanya ke pulau yang saat ini disebut pulau Kiluan. Pasalnya, dia hanya bisa dibunuh di pulau itu, Raden Wijaya Anta di pulau itu. Karena akunnya belum terkalahkan, dia bisa tahu kapan ajalnya akan tiba.

Konon, lumba-lumba di Teluk Kiluan adalah yang terbesar di Asia. Bahkan, di dunia. Wisatawan yang tertarik menyaksikan lumba-lumba di Habitat alaminya bisa menyewa Perahu Katir. Jika beruntung, wisatawan bisa menyaksikan penyu hijau yang sewaktu-waktu naik ke permukaan laut. Belum puas menikmati pemandangan alam di Teluk Kiluan, pengunjung bisa menginap di sana.

Di pulau ini Anda bisa melihat koleksi Lumba-lumba yang jumlahnya ratusan ekor. Setidaknya ada dua jenis lumba-lumba di perairan ini, spesies pertama adalah Lumba-lumba Hidung Botol (Tursiops Truncatus) dengan tubuh yang lebih besar dan pemalu. Spesies kedua adalah lumba-lumba berumur paruh panjang (Stenella Longirostris) yang bertubuh lebih kecil dan suka melompat.

Selain itu anda juga bisa berwisata perahu keliling Pulau Katir sambil menikmati pemandangan yang indah. Sore hari, Anda bisa melihat Primata berbulu hitam dan bersuara nyaring saling bersahutan. Ya, siamang (symphalangus syndactylus) dan Simpai (Presbythis Melalops) serta Kukang Sunda (Nycticebus Coucang). sering sekali terlihat melompat dari satu pohon ke pohon lain. kicau burung yang pernah terdengar hampir setiap pagi dan sore mampu menenangkan pikiran. Jika beruntung, wisatawan bisa menyaksikan penyu hijau (Chelonia Mydas) dan Penyu sisik (Eretmochelys imbricate), yang pada waktu-waktu tertentu menepi ke pantai.

Belum lagi jika Anda ke Kiluan pada saat bulan purnama. Wow… keindahan bulan purnama akan menimbulkan rasa takjub bagi sang pencipta. Bagaimana tidak, cahaya bulan yang jatuh di permukaan air laut membuat terang benderang. Keindahan alam ini akan menjadi kenangan yang tidak mudah untuk dilupakan.

Terjemahan

Wisata alam Pulau/Teluk Kiluan yang terletak di Desa Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, cocok untuk wisatawan yang suka berpetualang. Topografinya yang berbukit dan lembah menarik untuk dijelajahi. Perjalanan menuju Teluk Kiluan sudah menjadi tantangan tersendiri bagi wisatawan. Jalan darat di Pantai Barat Sumatera tidak terlalu mulus sehingga membutuhkan keahlian dalam mengendarai kendaraan bermotor untuk melewatinya.

Pantai di Teluk Kiluan ini cocok sebagai “Destinasi Berlibur”. Kami telah menyediakan penginapan atau rumah panggung yang cukup cocok sebagai tempat menginap bagi pengunjung.

Mengenai sejarah atau asal usul kiluan. Sebenarnya banyak sekali legenda yang menceritakan tentang Kiluan, namun ada satu legenda yang masih beredar dan dipercaya oleh masyarakat sekitar. Legenda tersebut bermula ketika era Kerajaan Majapahit mulai runtuh dan Islam masuk ke Indonesia. Di daerah yang awalnya Umbul atau simbol masyarakat Pekon Bawang ini, ada seorang pendatang yang memiliki kesaktian yang sangat tinggi. Ia bernama Raden Mas Arya yang berasal dari daerah Banten atau Malaka. Raden Anta Wijaya memang terkenal pemberani. Namun, banyak kerabatnya tidak senang dengannya dan mencoba membunuhnya.

Tentang sejarah atau asal usul Kiluan. Sebenarnya banyak sekali legenda yang menceritakan tentang Kiluan, namun ada satu legenda yang masih beredar dan dipercaya oleh masyarakat sekitar. Legenda tersebut bermula ketika era Kerajaan Majapahit runtuh dan Islam masuk ke Indonesia. Di daerah yang semula bernama Umbul atau lambang masyarakat Pekon Bawang ini, ada pendatang baru dengan kesaktian yang sangat tinggi. Ia dipanggil Raden Mas Arya yang berasal dari daerah Banten atau Malaka. Raden Anta Wijaya dikenal pemberani. Namun, banyak kerabatnya yang tidak puas dengannya dan mencoba membunuhnya.

Maka Raden Anta Wijaya akhirnya meminta kerabatnya, yang ingin membunuhnya, untuk membawanya ke pulau yang saat ini disebut Pulau Kiluan. Karena dia hanya bisa dibunuh di pulau itu, maka Raden Anta Wijaya pun dibunuh di pulau itu. Karena kemampuannya yang tak terkalahkan, dia bisa tahu kapan kematiannya akan datang.

Konon kelompok lumba-lumba di Teluk Kiluan merupakan yang terbesar di Asia. Memang di dunia. Wisatawan yang tertarik melihat lumba-lumba dari dekat di habitat aslinya bisa menyewa perahu katir. Dengan sedikit keberuntungan, wisatawan juga bisa melihat penyu hijau yang terkadang naik ke permukaan laut. Pengunjung yang kurang puas menikmati pemandangan alam di Teluk Kiluan bisa menginap di sana.

Anda bisa melihat ratusan lumba-lumba di pulau ini. Setidaknya ada dua jenis lumba-lumba di perairan ini, jenis pertama adalah lumba-lumba hidung botol (Tursiops truncatus) dengan tubuh yang lebih besar dan pemalu. Spesies kedua adalah lumba-lumba paruh panjang (Stenella longirostris), yang lebih kecil dan suka melompat.

Anda juga bisa berkeliling pulau dengan perahu dan menikmati pemandangan yang indah. Sore hari Anda bisa melihat primata berbulu hitam dan bersuara keras saling berteriak. Ya, owa (Symphalangus syndactylus) dan simpai (Presbythis melalops) dan kukang (Nycticebus coucang). sering terlihat melompat dari satu pohon ke pohon lainnya. Kicauan burung hampir setiap pagi dan sore terdengar, yang dapat menenangkan pikiran. Jika beruntung, wisatawan juga dapat melihat penyu hijau (Chelonia Mydas) dan penyu sisik (Eretmochelys imbricate), yang menuju pantai pada waktu-waktu tertentu.

Belum lagi jika Anda pergi ke Kiluan saat bulan purnama. Wow… keindahan bulan purnama akan memukau sang pencipta. Bagaimana tidak, sinar bulan yang jatuh di permukaan laut membuatnya cerah. Keindahan alam ini akan menjadi kenangan yang tidak akan mudah dilupakan.

Sumber :